| Saya bersama koleksi topeng di Triwindu |
Solo memang ngga
ada matinya kalau urusan belanja. Ya, sedari awal saya menyadari bahwa
salah satu jenis wisata yang sangat diandalkan oleh Kota Solo adalah wisata
belanja. Kota yang sarat akan budaya Jawa ini memang asyik untuk ditelusuri,
terutama setiap sudut wisata belanjanya. Pada postingan sebelumnya (2 Hari
Menantang Matahari-red) saya
membawakan tema wisata batik di Solo, ya, mulai dari Kampung Batik sampai Pasar
Batik yang ada di sana dengan beragam motif batik yang cukup murah tentunya.
Hmm..suatu keisengan akhirnya membawa saya menelusuri sudut wisata belanja yang
lain. Ya, di suatu weekend dimana posisi saya masih sangat santai (baca:
karena masih sebagai jobseeker)
akhirnya membuat saya lebih sering menyambangi kota budaya di Jawa Tengah ini
ketika weekend tiba. Cukup dengan
menggunakan kereta api ekonomi Prameks (Prambanan Ekspress) dengan rute
Jogja-Solo PP maka saya pun sudah bisa berpergian dengan cukup nyaman (walaupun
akhir-akhir ini saya lebih sering tidak kebagian tempat duduk di Prameks) hanya
dengan membayar Rp. 10.000,-. Hehehe..apalagi di Solo ada Mas Billy (calon
kakak ipar nih!) yang kamarnya selalu open
untuk saya tiduri ketika saya mengunjungi Solo. Jadi saya tidak perlu berpikir
panjang lagi jika ingin menghabiskan weekend
di Kota Solo yang bagi saya memiliki suasana unik tersediri, yang berbeda
dengan Jogja, meskipun saya sangat cinta Jogja.