Tampilkan postingan dengan label Semarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semarang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2012

Candi Klero: Diam Bertapa di Balik Kebisingan



              

               Perjalanan kali ini mungkin bisa disebut sebagai jawaban atas rasa penasaran saya terhadap wisata sejarah yang lokasinya berdekatan dengan kota asal saya, Salatiga. Sejak kecil saya selalu menganggap bahwa tidak ada objek wisata yang recommended untuk dikunjungi ketika Anda akan berkunjung ke Salatiga. Entah karena minimnya informasi dan pengelolaan atau memang karena tidak adanya objek wisata yang mumpuni. Untuk itu saya pun harus berusaha mencari informasi secara ekstra dibandingkan biasanya, agar dapat menggali potensi wisata yang terdapat di Salatiga dan sekitarnya. Berbekal informasi dari blog traveling seorang kawan, saya mendapatkan informasi mengenai situs Candi Klero yang terletak di Desa Klero, Kec. Tengaran, Kabupaten Semarang yang tidak jauh untuk ditempuh dari Salatiga. Saya dan keluarga pun menempuh waktu perjalanan yang relatif singkat, hanya sekitar 20 menit dari pusat kota Salatiga.

Senin, 23 Januari 2012

Menelusuri Semarang Kota – Hari Dua


Saya di salah satu sudut Lawang Sewu
        
         Setelah semalaman berusaha tidur nyenyak di dalam losmen yang notabene hanya berbayar Rp. 60.000,-/ malam dengan kasur tipisnya, saya pun rela bangun pagi-pagi untuk segera sholat shubuh, mandi dan packing. Hehehe.. intinya, saya tidak mau berlama-lama di losmen dan segera check out. Pagi itu Ani menjemput saya pada pukul 07.00 pagi dan kemudian bergegas menuju rumah pakdhenya untuk meletakkan tas ransel saya. Pagi itu, kami memutuskan untuk mencari sarapan terlebih dulu di daerah kampus Undip yang berada di Tembalang. Ya, akhirnya kami mencoba sarapan nasi gandul  yang jauh dari ekspektasi saya. Padahal, nasi gandul khas Pati (baca: asal Ayah saya) ini rasanya benar-benar nikmat jika ditemui di tempat asalnya. Bahkan nasi gandul yang saya cicipi pagi itu jauh lebih tidak enak dibandingkan langganan saya di Jogja. Hahaha..apapun itu, yang jelas bisa digunakan untuk mengganjal perut saya, sebelum melanjutkan perjalanan di Semarang Kota di hari kedua ini.

Sabtu, 21 Januari 2012

Menelusuri Semarang Kota – Hari Satu



           Entah apa yang membuat saya tiba-tiba memutuskan untuk melakukan perjalanan ke kota Semarang. Sedari saya kecil (baca: saya sempat hidup di Semarang), saya tidak pernah menganggap kota ini istemewa. Apalagi dengan suasananya yang panas terik dan lalu lintas yang semrawut tanpa ada pengendara  yang mau mengalah. Belum lagi, masalah drainase yang membuat kota ini sulit terhindar dari yang namanya comberan di ruas-ruas jalan, apalagi musim hujan seperti ini. Hahaha.. Apapun itu, terlepas dari berbagai kekurangannya, saya tetap penasaran untuk menelusuri potensi wisata Semarang kota ini yang sebenarnya cukup beragam. Ya, berawal dari saya mengunjungi salah satu toko buku diskon di Jl. Gejayan Jogja beberapa waktu lalu. Biasa, saya sering mengisi waktu luang dengan membaca atau mencari buku di toko buku langganan saya itu. Tidak sengaja, saya membuka-buka buku Travellicious Semarang. Bahkan saya tidak membacanya secara detail, tetapi hanya sekilas dan melihat-lihat gambarnya saja. Lantas, “Kenapa ga ke Semarang aja ya weekend ini?” pikir saya. Selain itu, saya memiliki rasa penasaran yang cukup besar akan berwisata di kota ini. Sedari kecil, ayah saya memang kurang suka berwisata di Kota Semarang. Mentok-mentoknya ya ke mall di area Simpang Lima mengingat ibu dan kakak saya yang hobi window shoping. Atau, kalau engga, ya langsung lewat jalan tol tanpa memasuki wilayah Semarang kota. Haha..akhirnya saya pun menghubungi kawan-kawan SMA saat di Salatiga yang berkuliah di Universitas Diponegoro. Beberapa diantaranya membalas, tapi hanya si Ani yang sempat dan bersedia menemani saya untuk berwisata di Kota Semarang ini. Yupp! Rencana saya beres, tinggal berangkat!