Tampilkan postingan dengan label Wisata Candi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Candi. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

Candi Sewu, Kemegahan di balik Prambanan



Candi induk di tengah candi apit
       Jalan-jalan kali ini memang saya lakukan sudah hampir 2 bulan yang lalu. Ya, ketika aktivitas saya belum sepadat sekarang yang mengharuskan saya untuk praktek dari jam 3 sore hingga jam 10 malam, 6 hari dalam seminggunya. Hidup adalah pilihan. Di satu sisi menjalankan profesi adalah sebuah kepuasan batin, namun tidak bisa dipungkiri bahwa ini akan memotong porsi waktu untuk menyalurkan hobi traveling saya. Setidaknya sampai postingan ini dibuat, saya masih berada dalam proses adaptasi. Saya masih berupaya untuk menentukan waktu yang tepat untuk berjalan-jalan lagi di tengah jam kerja sebagai asisten dosen di pagi hari dan sebagai praktisi hewan kesayangan di sore hingga malam harinya. Setidaknya hobi jalan-jalan adalah semacam obat penghilang stres akan rutinitas yang memakan pikiran dan tenaga saya yang harus disempatkan.

Jumat, 27 April 2012

The “Keraton Boko”, Always Worth Seeing!


Saya di depan gerbang kedua :)
       Siapa yang tidak pernah mendengar nama Kraton Ratu Boko? Saya yakin sebagian wisatawan domestik maupun asing pernah mendengarnya. Apalagi jika yang menjadi kota tujuan wisata adalah Jogjakarta dan sekitarnya. Keindahan istana masa lampau dari abad ke-8 Masehi ini tentu akan menjadi alternatif tujuan wisata, terutama bagi penggila wisata peninggalan sejarah seperti saya. Ya, saya memang memasukkan Keraton Boko dalam list tempat wisata yang selalu worth to visit. Sebenarnya kali ini bukan merupakan kunjungan pertama saya ke keraton jaman kejayaan Hindu-Budha ini. Ini adalah keempat kalinya, namun baru kali ini saya dapat menyampaikannya dalam bentuk postingan blog. Mengapa? Karena dalam tiga kunjungan sebelumnya saya hanya mendapatkan status “pernah mengunjunginya” tanpa ada makna “menikmatinya”.
"The World is a book, and those who do not travel read only a page".  (St. Augustine)

Jumat, 13 April 2012

Candi Gebang: Memoar Dahulu dan Sekarang


Saya yang nyengir kepanasan di depan Candi Gebang


        Bagi saya sejarah memang tidak ada habisnya untuk digali. Jika anak muda seumuran saya tidak menyukai kunjungan ke museum ataupun candi dan cenderung lebih menyenangi mall, sebaliknya dengan saya. Ya, tidak munafik, kadang saya pun mencintai mall sebagai salah satu tempat alternatif untuk hang out, tapi berbeda ceritanya ketika berkunjung ke mall tanpa tujuan. Akhir-akhir ini, bisa dibilang saya akan ke mall hanya jika mencari suatu barang yang memang sedang saya butuhkan, entah berupa baju, celana, buku atau pun sekedar mencari tempat makan yang cozy. Kalau pun menemani seorang kawan, pasti saya akan bertanya terlebih dahulu apa tujuannya mengajak saya ke mall. Jadi perlu dicatat: bukan untuk ke mall tanpa tujuan!. Di sisi lain, perjalanan menyusuri sejarah jelas lebih menarik perhatian saya ketimbang hang out ke mall tanpa tujuan. Apalagi sejarah bangsa sendiri yang sudah seharusnya saya kenali dengan baik. Minimal dengan menyusuri sejarah bangsa melalui candi dan museum membuat saya merasakan efek “dari tidak tahu menjadi tahu”. Ya, seperti penelusuran saya kali ini ke Candi Gebang yang terletak di Desa Gebang, Kecamatan Wedomartani, Kab. Sleman. Sebuah candi mini yang sangat berperan dalam tumbuhnya rasa excited saya terhadap wisata candi hingga saat ini.


Jumat, 30 Maret 2012

Candi Klero: Diam Bertapa di Balik Kebisingan



              

               Perjalanan kali ini mungkin bisa disebut sebagai jawaban atas rasa penasaran saya terhadap wisata sejarah yang lokasinya berdekatan dengan kota asal saya, Salatiga. Sejak kecil saya selalu menganggap bahwa tidak ada objek wisata yang recommended untuk dikunjungi ketika Anda akan berkunjung ke Salatiga. Entah karena minimnya informasi dan pengelolaan atau memang karena tidak adanya objek wisata yang mumpuni. Untuk itu saya pun harus berusaha mencari informasi secara ekstra dibandingkan biasanya, agar dapat menggali potensi wisata yang terdapat di Salatiga dan sekitarnya. Berbekal informasi dari blog traveling seorang kawan, saya mendapatkan informasi mengenai situs Candi Klero yang terletak di Desa Klero, Kec. Tengaran, Kabupaten Semarang yang tidak jauh untuk ditempuh dari Salatiga. Saya dan keluarga pun menempuh waktu perjalanan yang relatif singkat, hanya sekitar 20 menit dari pusat kota Salatiga.

Sabtu, 18 Februari 2012

Candi Sukuh dan Cetho: Eksotisme nan Erotis!


Cuma satu kata..Unik!

               Setelah hampir sebulan berlalu, saya baru sempat memposting cerita jalan-jalan saya kali ini dalam  menyusuri sisi historis Karanganyar yang bagi saya sangat menarik. Ya, selain memiliki panorama alam yang luar biasa cantik dengan perkebunan tehnya yang terhampar luas bak karpet hijau, ternyata kabupaten yang merupakan eks karesidenan Surakarta ini juga menyimpan jejak historis yang mengagumkan. Berada di kaki Gunung Lawu, tersisa hasil karya peradaban yang unik dan megah, yaitu Candi Sukuh dan Cetho. Dua nama candi yang terkenal akan keunikan arsitekturnya yang lain daripada yang lain. Alasan itulah yang melatar belakangi acara jalan-jalan saya kali ini bersama tim dokter hewan bahagia yang terdiri dari Desem, Didim, Rian dan Satria. Ya, kami berlima memang berniat untuk menikmati masa peralihan ini setelah dilantik sebagai dokter hewan baru pada Desember lalu. Sebagian besar dari kami memang ingin melanjutkan S2 (termasuk saya akhirnya) yang baru dimulai pada bulan Juli mendatang, dan sebagian lagi karena sedang menanti masa kerja yang dengan bebas mereka atur sendiri. Jadi layak kan kalau saya menyebutnya tim dokter hewan bahagia? karena kami bukan pengangguran tanpa tujuan. Hehe..

Kamis, 26 Januari 2012

Semarang Kabupaten: Budaya, Alam dan Heritage


Saya di tengah panorama pegunungan yang masih asri!

            Ya, ini masih kelanjutan dari rangkaian perjalanan saya selama 3 hari di Semarang. Jika selama 2 hari sebelumnya saya manfaatkan untuk menikmati Semarang Kota yang benar-benar menghadirkan suasana perkotaan dengan segala kesibukannya, kini saatnya saya menikmati sesuatu yang berbeda. Memang, hari terakhir ini sengaja saya manfaatkan untuk menikmati sejuk dan hijaunya Kabupaten Semarang. Bisa dibayangkan betapa menyenangkannya suasana di sana, apalagi saya diberi kesempatan untuk menginap semalam di rumah Ani yang terletak di bawah lokasi wisata Bandungan. Dari awal, tujuan saya di Kabupaten Semarang memang lebih ingin menikmati destinasi yang terletak di Ambarawa bagian atas, bukan di Ungaran yang notabene ibukota kabupaten. Ya, karena saya mencari suasana pedesaan dengan alam yang hijau, udara yang segar dan keinginan untuk melihat local wisdoms.

Minggu, 25 Desember 2011

2 Hari Menantang Matahari – Day 1



Kami di salah satu sudut Taman Sari


               Mungkin judul posting saya kali ini memang terdengar sedikit aneh. Menantang matahari? Ya, memang itu yang saya lakukan selama 2 hari di tanggal 23 dan 24 Desember 2011. Hari-hari menjelang pelantikan dan sumpah dokter hewan membuat saya tidak memiliki aktivitas sama sekali, atau ya bisa dibilang saya “jobless” sampai hari pelantikan datang, mengingat semua persiapan untuk hari - H sudah difixed kan 7 hari sebelum hari – H berlangsung. Sebuah SMS masuk di inbox HP saya ketika saya sedang melaksanakan psikotes untuk seleksi karyawan di salah satu perusahaan poultry terbesar di Indonesia hari itu. Setelah saya buka smsnya ternyata bertuliskana “Dw Ayu Jatim”, ya  seorang kawan duta wisata ternyata sedang berlibur di Jogja, ya sang Yune Bonjonegoro (gelar untuk duta wisata wanita di Kab. Bonjonegoro) yang juga Raki Jawa timur meminta saya untuk menemaninya jalan-jalan di Jogja yang memang istemewa ini. Saya pun tak berpikir lama untuk merancang rencana jalan-jalan saya dalam pikiran saya yang saat itu masih abstrak karena harus sambil mengerjakan serentetan soal psikotes, dan dengan yakin saya “mengiyakan” ajakan tersebut. Ya, si Ayu memang salah satu teman duta wisata yang saya kenal akrab ketika kami sama-sama menghadiri Reuni Akbar Duta Wisata Indonesia di Bandung pada April 2010 lalu. Keakraban kami kala itu bukan hanya saat acara-acara formal tapi juga saat kami memutuskan untuk kabur dari rapat-rapat kepengurusan yang membuat kami sedikit bosan.Hahaha.. Pengalaman seru ketika berada di Bandung membuat saya harus membuat liburannya di Jogja juga maksimal.

Sabtu, 17 Desember 2011

Jelajah Candi : One day trip!



Candi Plaosan, (photo by Didim)

di Candi Kalasan bersama tim Bolang saya kali ini (Ipit, Muti, Nurul)
             Akhirnya saya menulis lagi! Setelah 2 bulan melakukan kegiatan KKN sebagai tahapan akhir studi saya. Jujur saja KKN atau Kuliah Kerja Nyata membuat saya tidak produktif mengisi blog saya ini, bukan karena tidak adanya akses internet di desa (mengingat banyak teman membawa modem) tapi lebih kepada situasi dan kondisi yang kurang mendukung terciptanya “mood” yang bagus untuk menulis. Ditambah lagi beragam program yang menjadi tanggung jawab kami dan harus dilaksanakan. Hehehe..Kali ini saya akan menceritakan jelajah candi saya beberapa waktu lalu. Bisa dibilang jelajah candi ini dilakukan sebelum KKN dimulai, saya juga sedikit lupa tapi kalau tidak salah ingat sekitar bulan Oktober. Ya, di bulan itu seluruh kegiatan Koas saya dan teman-teman memang sudah berakhir dan KKN pun belum dimulai. Apalagi yang perlu direncanakan selain jalan-jalan. Bersama dengan teman-teman bolang saya (Muti, Fiet, Nurul, Efri) dan kali ini ditemani seorang pemain tambahan yaitu si Didim dengan kamera DSLR nya. Komplit? Sudah pasti! Saya kali ini membawa “tour guide” yaitu Mas Dodok namanya. Dia adalah penjaga kost saya yang lama dan merupakan penduduk lokal yang tahu segala rute menuju candi-candi terpencil. Jelajah candi saya kali ini memang bukan ke candi-candi yang sudah terkenal seperti candi Prambanan atau Ratu Boko, mengingat akses ke sana bisa kami tempuh kapan saja tanpa perlu susah – susah  membawa tour guide.

Sabtu, 24 September 2011

Garut, just one day!

Kampung Sampireun Resort - Garut, di kala petang ^__^

                 Hmmm, tidak saya sadari ternyata sudah sampai di tanggal 25 September 2011 dan posting saya di bulan September ini masih dan hanya berjumlah satu postingan yaitu terkait jalan-jalan saya di Kabupaten Banyumas. Betapa malasnya saya menulis blog di bulan ini. Aktivitas padat merayap meskipun dunia perkoasan sudah berakhir tidak bisa saya hindari. Mulai dari kembali mengurusi praktikum sebagai asisten sampai dengan magang di RSH Soeparwi yang disinilah sebenarnya waktu saya tersita banyak demi mencari skill. Belum lagi ditambah segala urusan yang berhubungan dengan membantu adek yang kebetulan mulai berkuliah di Jogja di bulan ini juga. Sudah jelas bukan kalau tidak ada waktu jalan-jalan sama sekali di bulan ini untuk saya? Ya, akhirnya saya berniat untuk menuliskan pengalaman jalan-jalan saya ke Kabupaten Garut. Sebuah cerita lama yang saya dapatkan sekitar bulan April 2010 lalu.